Ini adalah blog tentang cerita cerita kehidupan kami, sehingga jejak jejak yang telah kami tinggalkan akan tetap terkenang untuk menjadi inspirasi di kehidupan kami selanjutnya...selamat datang di blognya richard dan freya

Kamis, 18 September 2014

Lavender..sukses dengan stratifikasi

Minggu ini, ada cerita gembira dan menyedihkan dari kebun mini ku..
Kabar baiknya, Lavender yang sedang melalui proses stratifikasi di kulkas, ternyata tanpa disadari sudah bertunas...hmmmm...puas banget liatnya. Nyesel banget cuma satu biji yang aku stratifikasi, ke 5 lainnya langsung aku sebar aja di media tanam (tanah kompos).  Yang 5 ini malah sampai saat ini belum ada tanda tanda apapun.

Oya, stratifikasi itu adalah cara yang dilakukan sebelum menyemai benih.  Yaitu dengan memasukan benih terlebih dahulu ke tempat yang dingin (kulkas bagian paling bawah) Ini untuk memanipulasi musim dingin.  Soalnya dari info yang aku dapet, biji lavender itu harus melewati musim dingin dulu untuk tumbuh.
Stratifikasi bida dilakukan dengan memasukan benih ke dalam ziplock dengan dicampur pasir, atau dengan media kapas basah.  Aku memilih cara yang ke dua, kapas basah ditaruh di gelas es krim kecil, dilembabkan pakai sedikit air, kemudian benih diletakan diatasnya, terus aku tutup lagi pakai kapas basah (benih berada di tengah) kemudian cup es krim nya aku tutup pakai plastik wrap..eehh dari cara coba coba ini malah berhasil...alhamdulillah..mudah mudahan lavender ku bisa bertahan sampai dewasa.  Sekarang kecambah lavender ini udah aku keluarin dari kulkas dan aku tanam di media tanah kompos.
(gambar menyusul)

Hama kutu kecil di tanaman kecil ku
Ini dia berita buruknya, benih benihku yang sudah mulai tumbuh, ko satu satu mulai layu...sediiiihh banget liatnya...Hal ini berawal ketika aku ke luar kota untuk mengunjungi orang tuaku.  Nah karna khawatir kekeringan, sebelum berangkat aku siram (dengan semprotan) agak banyak terus masing masing tanaman muda itu  ditutupin pakai plastik bening, maksudnya biar tanahnya tetap lembab.
Dan sedih nya hatiku, begitu pulang ke rumah, aku liat ko ada putih putih di permukaan tanah pada pot aster dan oregano..ooww...jamuuuuuurrrr...tidaaaaakkkkkkk...
jadilah tiap hari oreganonya ada yang mati lemas.
Dalam usia yang masih prematur (oregano nya masih kecil keciiiiillll banget, aku pindahin ke gelas bekas air mineral) yang aku pindahin yang masih segar aja, kalau yang udah layu aku biarin aja di pot semai nya.  Alhamdulillah beberapa oregano bisa bertahan... (siggghhhh...)
Berbeda dengan aster, aster ngga terpengaruh dengan jamur nya, tunas tunas aster masih terlihat sehat, tapi karena aku khawatir, aku pindah juga aster aster ini ke gelas bekas air mineral.  Mereka Selamat...Tapiiiii ancama datang bukan cuma dari jamur.  Sejak itu tiap hari ko adaa aja 1 tunas yang layu, ada yang daunnya ilang, aku penasaran, kenapaaaa, kalau daun ilang kan bukan karena jamur doong...
Ternyataaaa.....di dalam media tanam nya ada mahluk mahluk keciiiillll, berwarna hitam, aku ngga tau itu apa...arrrrggggghhhhh....sebeeeeeellllll... Jadi sekarang aku seriiing banget berlama lama memperhatikan bayi bayi mungil tanamanku itu, jadi begitu si kutu muncul, langsung aja aku binasakan...hhhhhh...
Mudah mudahan bayi bayi tanamanku bisa melewatinya...aku ngga tau harus dikasih apa, karna kan tanamannya juga masih bayi, masih rentan sama pupuk dan pestisida.  Yaa aku ambil hikmah nya aja deh, jadi nanti kalau mau nanem tunas tunas baru di media, media tanah kompos nya dipanaskan dulu biar segala organisme dan mikroorganisme nya mati.  Nanti tinggal disiram pakai air biar lembab..

Ada yang tau cara menghilangkan jamur dan mengusir si kutu kutu itu dari media tanam yang di pot??? help :(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar